Fabrikasi Wet Scrubber Industri
Solusi Pengendalian
Emisi Gas & Partikulat
Fabrikasi wet scrubber custom untuk menetralkan gas asam, debu, dan VOC dari proses industri Anda. Dirancang sesuai karakteristik gas buang dan target baku mutu emisi, dengan efisiensi penyisihan hingga lebih dari 90%.
>90%
Efisiensi penyisihan polutan
2015
Melayani industri Indonesia
SS/FRP
Material tahan korosi
Apa Itu Wet Scrubber?
Wet scrubber adalah alat pengendali pencemaran udara (air pollution control device) yang menggunakan media cair (umumnya air atau larutan kimia tertentu) untuk menangkap dan menetralkan polutan dari aliran gas buang industri sebelum dilepas ke atmosfer melalui cerobong. Karena prosesnya melibatkan cairan, alat ini juga dikenal dengan istilah scrubber basah.
Prinsipnya sederhana namun efektif: gas yang tercemar dikontakkan secara intensif dengan tetesan cairan. Partikel debu dan molekul gas berbahaya akan terperangkap, terlarut, atau bereaksi dengan cairan tersebut, sehingga gas yang keluar dari scrubber menjadi jauh lebih bersih.
Berbeda dengan dry scrubber yang memakai sorben kering, wet scrubber unggul dalam menangani gas asam, partikel lengket, gas bersuhu tinggi, dan aliran gas yang mudah terbakar, karena cairan sekaligus berfungsi mendinginkan dan menetralkan gas. Inilah alasan wet scrubber menjadi salah satu teknologi pengendalian emisi paling banyak dipakai di industri Indonesia.
Fungsi utama wet scrubber: mengendalikan emisi partikulat (debu/fly ash), menyerap gas asam seperti SO₂ dan HCl, mengurangi VOC dan bau, mendinginkan gas buang panas, serta membantu industri memenuhi baku mutu emisi yang ditetapkan pemerintah.
Cara Kerja Wet Scrubber
Secara umum, cara kerja wet scrubber berlangsung dalam beberapa tahap:
Penghisapan Gas Buang
Gas kotor dari sumber emisi (boiler, tungku, insinerator, atau proses produksi) dihisap masuk ke dalam scrubber. Daya hisap ini biasanya disuplai oleh blower (sering kali menggunakan centrifugal blower yang dipasang sebagai satu kesatuan sistem).
Kontak Gas Dengan Cairan
Di dalam scrubber vessel, gas dikontakkan dengan cairan penyerap melalui nozzle spray, lapisan media isian (packing), atau efek venturi. Semakin luas dan intensif kontak gas–cair, semakin tinggi efisiensi penyisihan polutan.
Penyerapan & Penetralan Polutan
Partikel debu terperangkap dalam tetesan air, sementara gas asam terlarut atau dinetralkan secara kimia. Untuk gas asam, sering ditambahkan larutan basa (misalnya kaustik soda) guna meningkatkan efisiensi absorpsi, dan pH cairan dijaga agar reaksi optimal sekaligus mencegah korosi berlebih.
Pemisahan Butiran Cairan
Sebelum keluar, gas melewati mist eliminator (demister) yang memisahkan kembali butiran cairan yang ikut terbawa, sehingga gas yang terlepas tidak basah dan tidak menghasilkan tetesan di sekitar cerobong.
Pelepasan Gas Bersih & Sirkulasi Cairan
Gas bersih dilepas ke udara melalui cerobong, sementara cairan ditampung di holding tank, diendapkan, lalu disirkulasikan kembali oleh pompa. Endapan padatan dibuang berkala agar sistem tetap efisien.
Jenis-Jenis Wet Scrubber
dan Aplikasinya
Pemilihan jenis wet scrubber bergantung pada karakteristik polutan, volume gas, dan target efisiensi.
Berikut tipe yang kami sediakan:
Random Packing Vertical Wet Scrubber
Desain vertikal counterflow dengan packing media acak. Efisiensi tinggi untuk berbagai jenis gas asam, basa, dan uap organik.
Structural Packing Vertical Wet Scrubber
Menggunakan structured packing untuk pressure drop minimum dengan efisiensi transfer massa yang sangat tinggi. Ideal untuk kapasitas besar.
Boiler / Flue Gas Wet Scrubber
Dirancang khusus untuk menyaring gas buang dari boiler industri. Mengurangi SO₂, NOx, debu, dan abu sebelum dilepas ke atmosfer.
Setiap unit yang kami fabrikasi dirancang berdasarkan data aktual gas buang Anda, bukan ukuran standar pabrikan. Dengan begitu, jenis dan dimensi scrubber benar-benar sesuai kebutuhan dan target baku mutu.
